![]() |
| Situasi Darurat |
Kembali berjumpa sobat netter, postingan kali ini merupakan kelanjutan postingan saya sebelumnya.
Berikut adalah Tips menghadapi KEADAAN DARURAT DI LUAR RUMAH.
Di luar rumah anak-anak justru bisa mendapat lebih banyak ancaman. Berikut adalah kejadian-kejadian yang bisa menimpanya di luar rumah.
- Jika Tersesat
Sederhananya, ajarkan anak untuk selalu memperhatikan keadaan sekelilingnya atau jalan-jalan yang dilewatinya. Saat harus
kembali pulang,
ia tinggal menyusuri kembali jalan yang telah dilewati dengan berpatokan pada hal hal
yang diingatnya.
Selain itu, ajarkan anak untuk mau dan berani bertanya pada orang orang yang dapat dipercaya. Misalnya, satpam atau polisi.
Untuk bisa menunjukkan identitasnya, anak perlu tahu alamat rumah,
nama orang tua, nomor telepon rumahnya, atau telepon kantor dan ponsel
orang tuanya.
Trik lain, ajarkan anak mengenal patokan-patokan
umum di lingkungan rumah. Misal, untuk menuju ke rumah biasanya kita melewati
pasar rumah
sakit, atau perempatan jalan tertentu. Kalau sampai ia kesasar di suatu tempat, anak bisa
ikut angkutan umum yang melewati pasar atau rumah sakit itu.
- Penculikan
Ajarkan anak untuk mengantisipasinya dengan cara tidak mau diajak bicara atau berjalan-jalan dengan orang yang belum dikenal.
Jika di sekolah
ia bertemu dengan orang yang seperti Itu, mintalah untuk melaporkan ciri-ciri orangnya
ke guru/satpam sekolah. Jika kejadiannya di pertokoan, laporkan kecurigaan ini ke satpam toko atau
polisi.
Adakalanya aksi pencullkan dilakukan dengan pemaksaan.
Walaupun agak berisiko langkah antisipasi berupa tindakan aksi
kejut bisa diajarkan kepadanya. Aksi kejut dilakukan dengan menyakiti organ
tubuh manusia yang paling lemah, entah itu kemaluan, mata, atau telinga. Alat
yang dipakai
bisa apa saja. Ajarkan juga agar ia segera lari ke tengah keramaian.
- Pemalakan
Hal ini bisa dicegah kalau anak sudah diajari
untuk berani berkata tidak. Kalau pelakunya tetap memaksa dan mengancam atau
melakukan kekerasan, kita bisa menganjurkan anak untuk
lari dan minta bantuan selama hal itu masih memungkinkan.
Namun, bukan tidak mungkin aksi ini disertai penodongan senjata tajam. Jika demikian halnya, anak harus menyelamatkan
diri dengan cara merelakan saja barangnya diambil. Selanjutnya, ajarkan
anak untuk tetap melapor kejadian seperti itu secepatnya ke polisi, guru,
atau
satpam.
- Dikejar anjing
Langkah pertama yang harus kita ajarkan pada anak adalah tidak panik atau bisa bersikap tenang, jangan lari ataupun
jongkok. Justru yang harus dilakukan anak adalah melakukan
berbagai trik, seperti mengacungkan tongkat, ranting, atau tas yang sedang dibawa
agar dirinya tampak lebih besar dari sebenarnya.
Jika kejadiannya berlangsung saat anak sedang berjalan bersama teman, anjurkan mereka untuk berdiri merapat dan tidak
membelakangi anjing.
Demikian semoga bermanfaat.