-->
Tips Menghadapi Situasi Darurat 2

Tips Menghadapi Situasi Darurat 2

Tips Menghadapi Situasi Darurat 2

sopi-info
Situasi Darurat

Kembali berjumpa sobat netter, postingan kali ini merupakan kelanjutan postingan saya sebelumnya.

Berikut adalah Tips menghadapi KEADAAN DARURAT DI LUAR RUMAH.

Di luar rumah anak-anak justru bisa mendapat lebih banyak ancaman. Berikut adalah kejadian-kejadian yang bisa menimpanya di luar rumah.

  •  Jika Tersesat
Sederhananya, ajarkan anak untuk selalu memperhatikan keadaan sekelilingnya atau jalan-jalan yang dilewatinya. Saat harus kembali pulang, ia tinggal menyusuri kembali jalan yang telah dilewati dengan berpatokan pada hal hal yang diingatnya.

Selain itu, ajarkan anak untuk mau dan berani bertanya pada orang orang yang dapat dipercaya. Misalnya, satpam atau polisi. Untuk bisa menunjukkan identitasnya, anak perlu tahu alamat rumah, nama orang tua, nomor telepon rumahnya, atau telepon kantor dan ponsel orang tuanya.


Trik lain, ajarkan anak mengenal patokan-patokan umum di lingkungan rumah. Misal, untuk menuju ke rumah biasanya kita melewati pasar rumah sakit, atau perempatan jalan tertentu. Kalau sampai ia kesasar di suatu tempat, anak bisa ikut angkutan umum yang melewati pasar atau rumah sakit itu.


  •  Penculikan

Ajarkan anak untuk mengantisipasinya dengan cara tidak mau diajak bicara atau berjalan-jalan dengan orang yang belum dikenal. Jika di sekolah ia bertemu dengan orang yang seperti Itu, mintalah untuk melaporkan ciri-ciri orangnya ke guru/satpam sekolah. Jika kejadiannya di pertokoan, laporkan kecurigaan ini ke satpam toko atau polisi.


Adakalanya aksi pencullkan dilakukan dengan pemaksaan. Walaupun agak berisiko langkah antisipasi berupa tindakan aksi kejut bisa diajarkan kepadanya. Aksi kejut dilakukan dengan menyakiti organ tubuh manusia yang paling lemah, entah itu kemaluan, mata, atau telinga. Alat yang dipakai bisa apa saja. Ajarkan juga agar ia segera lari ke tengah keramaian.

  • Pemalakan

Hal ini bisa dicegah kalau anak sudah diajari untuk berani berkata tidak. Kalau pelakunya tetap memaksa dan mengancam atau melakukan kekerasan, kita bisa menganjurkan anak untuk lari dan minta bantuan selama hal itu masih memungkinkan.


Namun, bukan tidak mungkin aksi ini disertai penodongan senjata tajam. Jika demikian halnya, anak harus menyelamatkan diri dengan cara merelakan saja barangnya diambil. Selanjutnya, ajarkan anak untuk tetap melapor kejadian seperti itu secepatnya ke polisi, guru, atau satpam.


  • Dikejar anjing

Langkah pertama yang harus kita ajarkan pada anak adalah tidak panik atau bisa bersikap tenang, jangan lari ataupun jongkok. Justru yang harus dilakukan anak adalah melakukan berbagai trik, seperti mengacungkan tongkat, ranting, atau tas yang sedang dibawa agar dirinya tampak lebih besar dari sebenarnya.


Jika kejadiannya berlangsung saat anak sedang berjalan bersama teman, anjurkan mereka untuk berdiri merapat dan tidak membelakangi anjing.


Demikian semoga bermanfaat.







This Is The Newest Post
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Advertiser