-->
Tips Menghadapi Situasi Darurat

Tips Menghadapi Situasi Darurat

Tips Menghadapi Situasi Darurat

sopi info
Situasi Darurat


Jumpa lagi sobat netter berikut adalah tips Keadaan Darurat Dalam Rumah :

Inilah hal-hal yang harus diajarkan kepada anak dalam menghadapi situasi darurat agar bisa terhindar dari bahaya.

  • Orang tak dikenal ingin masuk ke rumah
Ajarkan anak untuk segera menelepon sesuai urutan yang teleh kíta susun. Lalu, ajarkan untuk melakukan penyelamatan diri, keluar rumah dari pintu darurat atau jendela dan langsung menuju rumah tetangga terdekat atau pos satpam terdekat. 



Hanya saja, kebanyakan pintu keluar-masuk rumah cuma satu, jumlah jendelanya sedikit, ataupun semua jendela itu berteralis besi. Hal-hal demikian akan menyulitkan proses penyelamatan diri. Bisa juga kita ajarkan anak untuk menyalakan sirine/alarm tanda bahaya manakala orang tersebut semakin rnencurigakan dan adi indikasi ingin berbuat jahat.

  • Terkunci
Jika anak terjebak dalam situasi ini, ia harus membuat keributan dengan cara menggedor-gedor pintu atau memanggil-manggil orang dewasa yang ada di sekitar situ, misalnya. Minta ia memperhatikan keadaan di ruangan itu. Jika jendelanya sulit dibuka, pecahkan dulu kacanya dengan benda yang cukup kuat.


Anak harus diajari untuk tidak mengunci diri dalam ruangan jika di rumah tidak ada orang lain selain dirinya. Lebih baik lagi, semua ruangan dipasangi telepon, termasuk kamar mandi.

  • Korsleting
Jika anak mengetahui adanya percikan api atau keluarnya asap dari sumber listrik, stop kontak, meteran listrik, atau dari peralatan elektronik
lain, ajarkan ia untuk mematikan aliran listrik rumah dengan cara mencabut sekring dan memindahkan posisi tombol NCB (sakelar pusat) ke arah yang berlawanan dari biasanya. Setelah itu, ajarkan anak melaporkan hal tersebut ke nomor telepon 112 atau tetangga. "Sekiranya korsleting itu besar, misalnya langsung ada api, ajarkan anak untuk segera beranjak ke luar rumah lewat jalan berlawanan dengan sumber api dan minta bantuan.”

  • Tabung/gas bocor
Kelalaian ini sering menjadi penyebab kebakaran, jadi ajarkan anak untuk mengetahui tanda-tanda ini. "Jika kamu mencium bau seperti ini berarti ada gas bocor," misalnya. Jangan lupa ajarkan anak untuk segera mematikan aliran listrik dari sekring, membuka semua jendela dan pintu, dan mencabut regulator gas. Setelah itu barulah suruh anak telepon ke orang tua atau 112. Namun, jika ia tidak bisa melakukan itu semua, ajarkan kepadanya agar cepat-cepat meninggalkan rumah dan membiarkan pintu terbuka lebar, lalu minta bantuan ke tetangga, satpam/hansip, atau 112.

Demikian semoga bermanfaat.








Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Advertiser